cek nih prosedur jual beli tanah dan balik nama di sertifikat rumah

Tata langkah jual beli tanah kesibukan yang seringkali berlangsung dalam orang-orang. Baik jual beli tanah dalam taraf luas tanah kavling maupun dalam taraf kecil perorangan. Hal semacam ini juga adalah satu diantara Langkah Usaha Property penjualan tanah yang banyak di tekuni oleh beberapa orang-orang. Sistem Langkah Beli Tanah mempunyai Prasyarat Jual Beli Tanah yang pada intinya cukup simpel, tetapi butuh ketelitian supaya tidak berlangsung problem di belakang hari. Ada banyak hal Langkah Buat Sertifikat Tanah jual beli yang butuh di teliti benar-benar keabsahannya supaya sistem pembelian prima di mata hukum. Hal itu mencakup sistem Langkah Mengurusi Sertifikat Tanah sebelumnya pembelian serta sistem waktu berlangsungnya pembelian tanah. Di bawah ini kami berikan tentang tata langkah jual beli tanah.

1. Check Sebelumnya Membeli

Tata Langkah Jual Beli Tanah pertama yang butuh di check baik-baik waktu lakukan jual beli tanah yaitu :

Datangi object tanah yang juga akan dibeli untuk lakukan kontrol dengan luas serta lingkungannya.
Check juga sertifikat atas tanah itu. Apabila tidak mempunyai sertifikat, berarti tanah itu punya pemerintah serta setiap saat dapat terserang gusuran. Bila tidak mempunyai sertifikat ada Tata Langkah Jual Beli Tanah yang belum juga bersertifikat. Check juga apakah sertifikat tanah itu tidak tengah jadikan jaminan bank atau tengah dalam persengketaan. Konsumen dapat memeriksanya ke Pengadilan Negeri di kota tanah itu ada.
Sesudah mendatangi object tanah bersama kelengkapan suratnya, konsumen mesti aktif lakukan kontrol selanjutnya. Yakni mengecek pajak atas tanah itu (PBB). Datangi kantor pajak serta kontrol surat kelengkapan tanah di kantor pertanahan setempat.

Jadi konsumen, Anda mesti betul-betul cermat

 

2. Mengajukan Akta Jual Beli

Sesudah konsumen serta penjual setuju untuk bertantransi, jadi penjual buat Akta Jual Beli (AJB) dengan Langkah Buat Surat Tanah lewat Kantor PPAT (Petinggi Pembuat Akta Tanah). PPAT adalah petinggi umum yang sudah memperoleh kesepakatan serta ditunjuk Kepala Tubuh Pertanahan Nasional. Pekerjaan intinya yaitu buat serta mengesahkan Akta Jual Beli, jadi bukti peralihan hak tanah dari Penjual ke Konsumen.

Mereka ini yaitu Camat Setempat jadi pihak PPAT sesaat yang ketahui di mana tanah itu ada bersama Notaris yang telah lulus selesksi ujian PPAT. Ujian PPAT ini berjalan di universitas Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN).

Apakah itu AJB? Akta Jual Beli atau yang seringkali di kenal dengan AJB adalah lembar resmi untuk Kantor Pertanahan/BPN membalik-nama sertifikat pada konsumen.

 

Pastinya waktu lakukan balik nama ini prasyarat yang perlu dipenuhi dihadapan PPAT yaitu :

Penjual atau Pihak Pertama mesti menyerahkan berkas lengkap :

Sertifikat tanah asli,
Kartu Tanda Masyarakat (KTP) dari penjual serta istri/suaminya (apabila telah berkeluarga). Apabila suami/istri telah wafat mesti membawa surat kematian,
Surat kesepakatan suami istri. Ini ditujukan supaya tak ada persengketaan antar keluarga yang memiliki tanah di masa datang,
Bukti Pembayaran Pajak Bumi serta Bangunan (PBB) paling akhir serta lima th. terlebih dulu,
Kartu Keluarga
Konsumen mesti menyerahkan berkas lengkap :

Kartu Tanda Masyarakat yang masih tetap berlaku,
Kartu Keluarga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *